entah, saya ingin bercerita
bolehkah dunia tau? tentu, kalau tidak ini takan saya tulis disini :) hehe
ini tentang perasaan damai
saya menyebutnya jatuh cinta
6 bulan dari 6 tahun perjalanan
saya masih sering tidak mempercayai
saya belajar disini
belajar tentang bagaimana cara menjadi dokter
bersama 234 orang lainnya
banyak sekali?
jelas.
tipe pembelajar sunyi yang biasa duduk hanya bersama 18 orang kini harus belajar dengan 234~
awal terasa sulit. jengah dengan bising. tak menemukan keluarga seperti yang dulu.
tapi seiring berjalannya waktu
saya menemukan tempat di kelas besar itu
dari bangku teratas, dari pojok sana
semua panca indra sibuk menangkap apa yang dokter katakan, mengamati apa yang di demokan
terkadang membayangkan proses sampai beliau bisa di depan sana, mengajarkan kami para calon dokter
tak sedikitpun saya mencoba merubah posisi, bangku sebelah selalu berganti pemilik
terkadang anak-anak laki2 yang hanya ingin tidur, atau anak perempuan yang terlambat
tapi itu posisi terbaik, tempat saya bisa mengerahkan semua kemampuan untuk belajar X)
dari pojok sana saya bisa melihat semuanya
234 calon dokter lainnya, beda kepala, beda sikap, beda cerita
tapi perbedaan itu yang membuat saya tersenyum~ luar biasa, kami belajar bersama
ini bukan perasaan sombong bisa belajar kedokteran, perasaan ini sama seperti perasaan kalian yang bisa belajar sesuai mimpi
kadang masih seperti khayalan
kini saya menapaki apa yang nantinya akan saya jalani seumur hidup
dan subhanallah, sungguh baik Allah yang membiarkan saya menjalani proses ini
sejak disini dunia tak jauh dari kelas, kasur, buku, dan laporan
ta ada lagi bola, ta ada bioskop, ta apa, yang sedih adalah ta ada lagi buku dan gramedia :(
sebegitu keras kah hidup? haha entah, mungkin karena saya tidak terlalu pintar jadi butuh tenaga dan waktu ekstra untuk belajar
ada yang membedakan masa muda kami dan yang lain
pembelajaran tak mentolerir adanya kesalahan
harus, kedepannya yang kami tangani adalah nyawa
sedikit demi sedikit, saya harus mampu
seberapapun sulitnya belajar
karena kelak saya harus bisa bertanggung jawab
kelak mungkin akan ada anak yang menangis kesakitan
ada ibu yang khawatir
ada masyarakat yang tak mengerti arti sehat, tak di beri kesempatan untuk menjalani proses sehat
atau bahkan , suatu hari nanti mungkin akan ada seseorang yang menghabiskan hari terakhirnya di dunia bersama saya, dihadapan saya
hari ini saya merasakan perasaan itu lagi
di motor- motor yang selalu berganti pengemudinya x), motor orang-orang baik hati
perasaan damai, perasaan bersyukur, perasaan di cintai dan jatuh cinta
siapa yang sangka, jakarta yang saya harap menahun
tapi kini saya tidur di pulau orang x)
lampung. mungkin takan secanggih jakarta, bandung, jogja, atau semarang
tapi insyaAllah keridhoan Allah ada disini, tak boleh takabur dengan nikmat :)
dan semenjak libur jadi waktu yang berharga yang saya inginkan adalah berkeliling bumi Allah lainnya
pada akhirnya saya menyadari, saya tipe yang senang di tempatkan di lingkungan baru manapun
lampung indah dengan sendirinya
semakin hari saya semakin ingin belajar di negri orang
tapi untuk melanjutkan sekolah dokter akan sulit ceritanya
banyak dokter yang menasehati, jangan s2 di luar, prosesnya lama, penyakit yang di tangani berbeda
tapi saya selalu ingin belajar di luar
kalau tak belajar, boleh kah saya hanya berkeliling tuhan X)?
ngaco memang, tak apa, semoga bisa sedkit-sedikit usaha untuk mencapainya
karena mimpi ini tak bisa mati :'( , gawat memang hehe
kemarin saya dikirimi foto kaka dan ade
untuk perantau macam saya, foto kadang bisa jadi hal senstive x)
melihat foto teman berkumpul kadang membuat saya sedih
tapi apa daya, i've to pay my opportunity cost.
ade lahir ketika saya di madani, 3 tahun hanya beberapa kali bertemu, singkat dalam jam
sulit sekali sampai akhirnya ade mau saya gendong, dan mau memanggil saya bibi :).
bibi? kamu harus terima bila jadi adik yakob hermawan-_-
melihat foto itu, saya teringat~
kalau saya pulang 6 tahun lagi, ade sudah ada di kelas 3 tau 4 sd, dan kaka sudah smp :')
lama~
mereka bilang koas harus bayar kembali~
saya hanya bersedih, mengapa masih harus merepotkan orang tua yang umurnya telah menua di saat itu
segalanya disini semakin jelas
betapa keluarga sangat menyayangi saya, dan betapa saya juga menyayangi mereka
terimakasih segalanya, terimakasih telah membiayai :', terimakasih atas untaian doanya
semoga umi,bapa, abang , farhan juga, semoga bahagia selalu
pada akhirnya saya hanya ingin menyampaikan
semoga kalian juga merasakan perasaan jatuh cinta ini
saya sadar, perasaan ini hadir karena saya mulai menerima,
semakin cepat hati bersyukur, semakin kita ikhlas, semakin kita bisa menerima dan bisa jatuh cinta
betapa baiknya Raja segala raja
kalau perasaan cinta belum ada pada diri kalian
mungkin karena kalian belum menerima
seandainya bukan di tempat itu cinta hadir,tapi kalian tahu dimana cinta itu nantinya bisa tumbuh
mengapa tidak dikejar? :).
melawan takdir? tidak. seperti Umar R.A, kalian bukan melawan takdir
tapi lari darinya dan menyongsong takdir Allah lainnya, mengusahakan takdir kalian :)
jangan takut proses, nikmati saja~ hidup hanya sekali, dan ada banyak kebahagian yang bisa menggantikan sedih waktu ini
baru 6 bulan dari 6 tahun
belum pula jadi siapa-siapa disini
masih banyak waktu yang tak saya ketahui kelanjutannya
semoga Allah kuatkan untuk bertahan
semoga perasaan cinta ini selalu ada
semoga kalian juga cepat merasakan hal yang sama
dan semoga nikmat akan cinta ini membuat kita semakin memperpanjang sujud padaNya
ta ada yang sebaik Allah
terimakiiiiiih banyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak Rabb
hidup mahasiswa !
iseng-iseng blogwalking, eh ternyata bu dokter ngepost lagi :))
BalasHapussukses ya bu dok :))
sincerely,
yang katamu mirip bernard bear -_-
hueheheh jadi malu xD, sukses juga uti bernard beaaar :D, jangan di jogja mulu ti, main-main kemari kapan-kapan yaaaaaa
Hapus