kemarin saya mendengar sebuah kajian
ustadznya bilang.. *ini di tulis ga sama persis, tapi insyaAllah ini yang saya dengar*
"beberapa ulama memang menyatakan kalau kita ibadah ya niatnya semata-mata hanya karena Allah saja, jangan mengarap yang lain, surga misalnya. tapi menurut *nah ini saya lupa maaaaaf* kita di perbolehkan mengharap niat lain.. hanya saja niat "lain" ini harus jadi cabang
misal
Ya Allah, hari ini hamba berpuasa semata karena mengharap ridho Mu, namun izinkan hamba masuk surgaMu, lancarkan kuliah hamba dan lain-lain
surga dan lancarnya kuliah akan jadi niat cabang, dan itu di perbolehkan menurut *nah ini saya lupa maaaaaf*
wkwkwk duh kalo saya perawi hadits udah pasti ya kenanya dhoif abis, lupa semua namanya x)
nah itu adalah pembuka postingan ini..
sore ini, lampung hujan.. saya harusnya udah belajar wkwk tapi dari ba'da ashar tadi saya baru cuma nonton video belajar, belum baca banyak buku
dari balik jendela yang terbuka ini saya baru saja berkirim pesan pada orang-orang yang berarti
ADA
ada seorang pria, yang dari dulu tak pernah mengeluh
lahir sebagai anak pertama, dia yang selalu mengalami duka sebelum suka
yang katanya dulu sering memandikan saya
saya ingat, dulu pertama kali saya masuk smp, saya tak sengaja terpilih masuk kelas bilingual
bahasa inggris di semua pelajaran. tentu tak berkutik
dengan air mata bocah saya mengetik banyak pesan lewat hp bapa setiap malam
mengirimkan soal-soal matematika berbahasa inggris dan menanyakan artinya pada pria itu
dengan sabar ia membalas
dia selalu jadi yang paling logis
yang selalu berucap, saya pasti bisa sekolah di luar negri, dan selalu saya amini dari hari paling dalam
saya tahu dia banyak terluka
dan kami yang muda tidak bisa meringakannya
dia.. yang laptop, motor, bahkan kaosnya ada pada saya
mungkin ini cara Allah mengingatkan saya padanya
karena setiap kali berkerja dengan benda-benda miliknya saya selalu merasa
ada alasan untuk tak iri dengan kebahagiaan orang lain
dengan muda-mudi yang salah jalan dan menganggap jalinan mereka adalah "kasih"
ADA
ada seorang pria jangkung
yang tak pernah memposisiskan dirinya sebagai kaka
bagi saya dia adalah tempat berargumentasi
tempat bertanya tentang hal canggih dan keindahan alam
dia dulu sering saya rindu
karena jarang bisa bertemu
yang tak pernah telat membalas pesan
yang selalu jadi "anak paling cepat" mengerjakan tugas dari umi dan bapa
ADA
ada yang baru saja berkirim kabar
"kerjaan gue banyak banget nek..terus gue sekarang makan malem jam 9, jam 10 tidur"
"ish, makan mah kalo laper lah, emang ga bisa makan sebelum jam 9?"
"itu satu-satunya cara hemat nek"
dan rasanya haru, sedih tapi bahagia..
karena hari ini saya rasa dia benar-benar telah menjadi seorang pria
calon ayah tepat nya
kalau begitu saya cuma bisa membalas
"ya udah kalo makan jangan lupa doa, minta kesehatan"
jarak membentang
kini dia yang paling sulit di temui
ah andai burung terbang tiketnya tidak mahal
saya akan sangat senang bila bisa menemaninya di depan ruang bersalin nanti
ADA
ada juga seorang calon pria, yang umurnya hanya terpaut 1,5 tahun dari saya
yang tak pernah memanggil saya kaka
yang bahkan tak pernah berkirim kabar :')
say atak menyalahkannya
mungkin saya yang kurang perhatian
mungkin semasa ia butuh saya tak ada karena harus di gunung karang sana, dan kini di pulau yang berbeda
untuk saya dia selalu menghawatirkan
saya ingat
"na minta uang" , dia datang ke kelas saya, waktu itu kami masih SD
sungguh, sekalipun uang jajan kami tak berbeda
saya akan memilih tidak jajan daripada menolaknya
mungkin itulah perasaan seorang kaka
dua orang lagi yang amat berati akan terlalu panjang bila di ceritakan disini
merekalah segalanya
kalau semua ibadah niat utamanya adalah ridha Allah pada saya pribadi
maka cabangnya ingin saya persembahkan untuk mereka
keluarga sampai surga..
kadang merasa ta pantas..
namun itulah yang saya harapkan
merka selalu jadi alasan
untuk tak pernah iri dengan kebahagiaan orang lain
semoga Allah ridho saya jadi dokter yang baik
sehingga kasih mereka pada saya tidak tersiakan
maukah kalian tetap disana?
tunggu saya pulang, izinkan saya juga membahagiakan kalian
semoga suatu saat kalian juga akan berucap
ADA
ada satu-satunya saudara perempuan
yang membuat kalian merasa lengkap dan bangga
-2 hari setelah ulang tahun bapa yang ke 64-
natasya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar