there always gonna be another mountain. im always gonna wanna make it move.

Juni 08, 2017

jatuh cinta part kesekian

kalau kamu baca, saya yakin kamu juga akan merasakan hal yang sama.
perasaan benar-benar jatuh cinta, pada ciptaan-Nya juga pada pencipta-Nya

ini tentang kedua orangtua



saya anak perempuan satu-satunya yang beliau berdua miliki, alhamdulillah.
tidak ada hal khusus yang saya rasakan dari cara beliau berdua mendidik saya,
sekalipun beliau berdua pendidik hehe, tapi beliau berdua ga pernah sekalipun memaksa kami untuk belajar, ga pernah "nyuruh" buat les, bahkan terkadang beliau berdua yang megingatkan kami untuk tidak terlalu stress dalam belajar, terutama saya x)

mungkin sama seperti perasaan kalian terhadap orangtua kalian,
buat saya beliau berdua adalah segalanya
poros titik bahagia, rindu, dan banyak kesyukuran
syukur saya pada Allah, alhamdulillah Allah berikan saya orang tua islam, yang menjadikan saya islam pula, sebuah nikmat tiada dua

sebenarnya saya mulai menghargai rasa cinta ini ketika mulai menua,
ketika orang-orang disekitar saya banyak berbagi tentang ilmu agama
saya jadi benar-benar mencintai beliau berdua
tidak bisa saya pungkiri, seandainya bukan agama islam yang saya jalani, entah apakah saya akan "sebegini-menghargainya" beliau berdua
sekalipun seharusnya manusia paling kita cintai adalah Rosulullah, tapi semoga cinta saya pada beliau berdua akan menyampaikan saya untuk lebih cinta kepada yang lembut lisannya :)

jadi anak ke 4, sesungguhnya saya berlomba dengan waktu
sekalipun ajal adalah takdir sekaligus rahasia-Nya, tetap saja, saya takut berpisah
karena yang butuh sebenarnya bukan beliau berdua, tapi sayalah yang banyak tergantung padanya
saya sangat meyakini, lindungan Allah selama ini, pastilah banyak dari doa beliau berdua untuk saya,
doa yang mampu menggetarkan Arsy.

suatu hari saya terlibat diskusi dengan beberapa teman, kami bertukar pikiran tentang perkara agama, kemudian mereka menanyakan apa yang memotivasi saya untuk "setidaknya" tidak bandel
saya katakan, motivasi saya adalah beliau berdua

saya teramat tidak rela beliau berdua dimintai petanggungjawabannya karena ulah bandel saya
saya takut, doa saya tidak jadi doa anak sholehah yang akan jadi amal untuk beliau berdua ketika beliau berdua tidak ada

apakah kami pernah berbicara mengenai perpisahan?
secara serius belum.. tapi secara tersirat sering "ya bapak kan udah tua, nanti kalau bapak udah ga ada..." dan rasanya ada perasaan berat di dada
tulisan ini merupakan tulisan rindu, untuk orang tua yang selalu mendoakaan tanpa diminta
yang bakti saya hanya sekedar lewat doa padanya

untuk umi dan bapak di rumah, semoga umi dan bapak bahagia memliki kami ber 5 juga pasangan dan anak-anak kami kelak, semoga doa kami terhitung doa anak soleh dan solehah
yang bisa jadi amal untuk umi dan bapak kelak

yang teramat sangat sering kangen
-natasya
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar