Saya mungkin orang yang paling rentan untuk merindukan rumah. merindukan keluarga.
meskipun dirumah saya hanya akan menanti umi dan bapa yang pulang kerja dan adik yang kini juga merantau, tapi rumah entah bagaimana memberikan semangat
akhir-akhir ini saya sering mengeluh, kepada siapapun. saya ingin pulang~ saya rindu rumah
karena kini setiap sabtu ada kuliah tak mungkin saya tinggalkan untuk pulang
tapi tadi siang saya diingatkan, oleh seorang teman, yang bahkan jarang memiliki percakapan panjang
x : lu sering kangen rumah ya?
n : banget, bosen tiap hari rutinitasnya gitu-gitu mulu
x : ya cobalah belajar yang lain, belajar jait, belajar bela diri
dan saya tidak bisa tidak tertawa
x : jangan-jangan lu jarang baca quran nih
jleb
saya baca~ saya paham maksud dia apa
kenapa setelah membaca tidak kunjung tentram~
seketika saya merasa bersalah..
ada yang salah mungkin dari tilawah saya
terimakasih sudah mengingatkan
-natasya-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar